Apa Itu #MelekBogor

Latar Belakang

Bogor adalah sebuah kota yang memiliki kekayaan pusaka dan sebagian besar pusakanya masih dihidupi. Kekayaan pusaka itu tidak hanya mencakup hal-hal yang ragawi seperti bangunan beserta arsitekturnya tetapi juga termasuk yang tak ragawi seperti kearifan yang tumbuh di kampung-kampung kota dan lain sebagainya.

Sejak tahun 2012 pusaka lantas menjadi perhatian banyak pihak sejak program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bergulir. Bogor menjadi salah satu dari 10 kota dengan peringkat A dalam program tersebut. Program ini tentu saja memberikan sedikit angin segar bagi pelestarian pusaka, namun program Kota Pusaka yang banyak memberi perhatian lebih pada penataan lingkungan fisik tentu saja perlu dilengkapi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat non fisik untuk mengajak warga tempatan pusaka menemukenali, mencintai dan memberdayakan aset pusaka yang dimiliki. Selain itu juga pengetahuan tentang pusaka masih banyak harus dilengkapi.

Tentang Urbanisme Warga

Program Urbanisme Warga berpusat pada meningkatkan kemampuan warga memproduksi pengetahuan perkotaan secara bersama-sama dan memanfaatkannya untuk mendorong perubahan kebijakan yang inklusif berdasarkan sebanyak mungkin pengetahuan. Tekanan program ini ada pada proses produksi pengetahuan secara bersama-sama oleh masyarakat dan menghubungkan mereka dengan para pemangku kepentingan lainnya. Saat ini program Urbanisme Warga telah berjalan di 8 Kota di Indonesia dengan 9 organisasi inisiator program kota;

1. Lab Tanya (Tangerang Selatan)
2. Design as Generator (Tangerang Selatan)
3. Kampoeng Bogor (Bogor)
4. Gres Institute (Bandung)
5. Kampungnesia (Surakarta)
6. Hysteria (Semarang)
7. C2O Library (Surabaya)
8. ICAIOS (Aceh)
9. LPS AIR (Pontianak)

Tentang Melek Bogor

Inisiasi

Program Melek Bogor adalah program yang bertujuan untuk membangun heritage inventory dalam bentuk web dan aplikasi smartphone. Salah satu langkah awal yang cukup penting dalam proses pelestarian adalah pengumpulan data, disinilah lantas heritage inventory memiliki peranan dalam menyimpan dan menyusun informasi terkait aset pusaka. Platform web dan aplikasi smartphone yang kami pilih adalah berdasarkan pertimbangan untuk menjamin bahwa data dan informasi pusaka tersebut dapat dengan mudah diakses oleh publik.

Dalam prosesnya kami merasa penting juga untuk menyertai pembangunan heritage inventory dengan pemetaan aset pusaka bersama warga. Dengan turut sertanya warga mengidentifikasi langsung pusaka yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya akan membantu mengukur sejauh mana pemahaman warga terhadap pusaka, selain itu warga yang telah memiliki akumulasi pengetahuan akibat interaksi dengan lingkungannya selama bertahun-tahun akan bisa mengungkap banyak hal terutama dalam aspek non fisik sehingga dapat memperkaya khasanah mengenai pusaka itu sendiri.

Program Melek Bogor diinisasi oleh Kampoeng Bogor dan P4W IPB sebagai bagian dari program Urbanisme Warga yang dikomandoi oleh RUJAK Center for Urban Studies dan sudah mulai berjalan di akhir tahun 2015. Saat ini ada banyak komunitas yang bergabung dalam kegiatan #MelekBogor, diantaranya adalah; Komunitas Kalam, Gebu Cinta, Paguyuban Mojang dan Jajaka Kota Bogor, Bogor Ngariung, Dongscrew, Parpala Trippers, Bogorisme.

Tujuan
• Memetakan aset pusaka rakyat
• Memetakan pemahaman masyarakat terkait pusaka
• Membangun media yang mudah diakses tentang pusaka

Output
Web dan mobile apps Melek Bogor
• Video serial pusaka rakyat
• Peta tematik kawasan pusaka

Kawasan

Kami membagi kawasan pusaka menjadi 6 kawasan pusaka sesuai dengan pembagian kawasan dalam program Kota Pusaka. Dalam kegiatan pemetaan kami memfokuskan hanya pada 2 kawasan yaitu kawasan Suryakancana dan kawasan Empang lalu 4 kawasan lainnya akan dilakukan secara bertahap.

Peta Melek bogor

Pantau

Twitter: @melekbogor

Instagram: @melekbogor

Youtube Channel: Melek Bogor